You need to enable javaScript to run this app.

Apical Sambut Ramah Kunjungan Industri Siswa MPLB Skada

  • Sabtu, 08 Juni 2024
  • adminweb
  • 0 komentar
Apical Sambut Ramah Kunjungan Industri Siswa MPLB Skada

Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) memfasilitasi siswa kelas X (sepuluh) pada Sabtu, 8 Juni 2024 melakukan kunjungan industri di PT. Kutai Refinery Nusantara yang merupakan bagian dari Apical Group. Tujuan dari kunjungan tersebut senada dengan kegiatan P5 tema kebekerjaan yaitu agar peserta didik menghubungkan berbagai pengetahuan yang telah dipahami di kelas X (sepuluh) melalui mapel Dasar Program Keahlian dengan pengalaman nyata di keseharian dan dunia kerja. Peserta didik langsung mengasah kesadaran sikap dan prilaku mereka dengan standar yang dibutuhkan di dunia kerja.

 

Bertolak jam 07.45 wita dari Skada, Guru-guru dan peserta menggunakan angkutan kota, mobil sekolah dan pribadi menuju industri yang berlokasi di kawasan Kariangau Balikpapan dan dapat juga diakses melalui arah pintu masuk Tol Balikpapan-Samarinda KM. 13.

 

Setiba di area PT. Kutai Refinery Nusantara, peserta diminta berbaris rapi dua berbanjar. Standar keamanan masuk lingkungan perusahaan langsung dialami oleh siswa.  Mereka masuk diperiksa secara bergantian dengan alat detektor logam. Usai pemeriksaan, para siswa dipersilahkan menuju ruang Apical Hall yang disambut dengan ramah oleh HR Superintendent, Bapak Karisma Hadi Pangarso, S.Pd.

Bapak Karisma yang alumni UNJ menjelaskan secara runtut bagaimana awal mula perusahaan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto itu berkembang dari perusahaan lokal nasional hingga melakukan ekspansi global dengan perusahaan induk Royal Golden Eagle (RGE). PT. Kutai RF sendiri bagian anak perusahaannya yang bergerak pada pengolahan minyak kelapa sawit (CPO) yang hasil produksinya sudah berskala internasional. Peserta kunjungan bertambah kesadaran bahwa di kota Balikpapan ada korporasi yang sudah di level multi nasional, dengan demikian keterampilan yang dibutuhkan pun untuk bekerja di perusahaan itu menuntut standar internasional seperti minimal menguasai kemampuan bahasa asing.

 

Bapak Karisma dengan penuh semangat mengajak peserta mengelilingi ruang Apical Exhibition Hall. Ia menjelaskan bagaimana perusahaan beroperasi, kapasitas produk yang dihasilkan, turunan produk dari kelapa sawit, negara-negara tujuan export dari perusahaan, hingga manajemen kerja yang diaplikasikan di kantor.

 

Sistem keamanan perusahaan juga menerapkan standar yang tinggi. Tidak bisa setiap orang berpindah-pindah dari satu ruangan ke ruangan lain tanpa kartu akses. Perangkat-perangkat kantor yang digunakan juga mampu memiliki sistem kontrol yang tinggi. Siapa yang menggunakan, untuk kepentingan apa digunakan, perusahaan memiliki rekam jejaknya. Dari penjelasan itu, siswa mendapatkan langsung bagaimana nilai kejujuran dan kedisiplinan diimplementasikan di dunia kerja.

Siswa peserta kunjungan juga mendapatkan penjelasan langsung bagaimana pengaturan jam kerja di perusahaan. Bapak Karisma memaparkan bahwa ada tiga pola jam kerja yang diterapkan yaitu untuk bagian operasional produksi, general, dan kantor utama (main office). Untuk bagian operasional berlaku pembagian tiga waktu sift kerja yang rata-rata mencapai 8 jam sehari dan sudah termasuk jam istirahat. Masuk dari jam 8 (delapan) pagi dan pulang jam 4 (empat) sore untuk bagian umum. Untuk bagian kantor yang berurusan dengan administrasi berlaku sistem kerja mulai dari jam 9 (sembilan) pagi dan pulang jam 6 (enam) sore. Waktu istirahat 90 (sembilan puluh) menit dari jam 13.00 s.d. 14.30.

 

Selama di ruangan kerja, karyawan benar-benar fokus menyelesaikan tugasnya. Tidak ada obrolan di luar bidang pekerjaan yang diperkenankan selama di jam kerja. Obrolan-obrolan santai baru bisa dilakukan bila pekerja berada di jam istirahat yang dipusatkan di ruang Cafetaria. Waktu mereka terasa efektif sekali untuk bidang pekerjaan hingga jam pulang tiba.

 

Dari potret kunjungan industri ini, siswa mendapatkan kesadaran mengapa mereka harus berada hingga 8 (delapan) jam sehari di sekolah untuk belajar dan memiliki pengetahuan dan kompetensi, yang ternyata tujuannya agar mereka memiliki daya tahan yang cukup ketika nantinya berada di dunia kebekerjaan.

 

Penulis: Dina Marten

Editor: Didi Purnomo

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Mujadi, S.Pd., M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum wr.wb Alhamdulillah, Puji Syukur kami panjatkan kehadirat-Mu Ya Allah Tuhan Yang Maha Esa atas segala Nikmat dan Karunia...

Berlangganan
Banner