A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 37

Backtrace:

File: /var/www/vhosts/smkn2balikpapan.sch.id/httpdocs/website/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 37
Function: _error_handler

File: /var/www/vhosts/smkn2balikpapan.sch.id/httpdocs/website/index.php
Line: 315
Function: require_once

Inovasi Menarik! Suasana Terbaru Pengelolaan Kantin Skada | SMK Negeri 2 Balikpapan

SMK Negeri 2 Balikpapan

Jl. Soekarno Hatta Gn. Samarinda Balikpapan

"Tiada Hari Tanpa Prestasi"

Inovasi Menarik! Suasana Terbaru Pengelolaan Kantin Skada

Rabu, 28 September 2022 ~ Oleh kesiswaan ~ Dilihat 251 Kali

Dua bulan bergulir Tahun Pelajaran 2022-2023, ada kegiatan unik di salah satu pojok SMKN 2 Balikpapan. Sekolah yang bermoto "Tiada Hari Tanpa Prestasi" ini memiliki program pembelajaran baru yaitu siswa praktik berwirausaha di kantin sekolah.

Diketahui sebelumnya kegiatan kantin sendiri dikelola dengan sistem sewa oleh mitra/ masyarakat lingkungan sekitar SMK Negeri 2 Balikpapan. Biasanya yang menjaga kantin sekolah adalah Bibi-bibi kantin seperti sekolah lain pada umumnya. Sejak Tahun Pelajaran 2022-2023, kantin sekolah kini dikelola oleh siswa secara berigiliran/ piket dibimbing oleh guru kewirausahaan dan tim setiap program keahlian.

Tim jurnalis sekolah mencoba mencari tau lebih dalam terkait motiv pengelolaan kantin yang punya format baru sejak tahun pelajaran 2022-2023. Dari Kepala sekolah didapatkan keterangan bahwa pengelolaan kantin oleh siswa untuk melatih jiwa enterpeneur pelajar.

 

 

"Kurikulum 13 memiliki mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan yang dimana membutuhkan praktik kewirausahaan. Jadi, praktik mengelola kantin ini lah solusinya yang bertujuan untuk memberikan siswa pengalaman dan pembelajaran dalam berwirausaha." Jelas Bapak Drs. Rusjanto, MM, yang hoby bermain catur sekaligus Kepala SMKN 2 Balikpapan.

Kegiatan program ini memiliki banyak manfaat, salah satunya yaitu siswa dapat mengembangkan kemampuannya dalam berwirausaha dan mampu untuk membuat ide-ide menarik mengenai wirausaha.

"Ini merupakan pengalaman pertama saya, dan ini seru banget! Kita mendapatkan pengetahuan tentang mengelola bisnis. Contohnya; kita belajar mempromosikan produk, bagaimana cara mengejar target yang telah ditentukan, dan banyak lagi." Ujar Diosina, selaku siswa yang praktik berwirausaha di stand kantin Program Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP).

Di stand kantin lain yang di kelola oleh OSIS, tampak ada kelompok siswa dari Program Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) yang sedang piket berwirausaha mengungkapkan bahwa, “dari praktik mengelola kantin sendiri, saya mendapat pengalaman bagaimana cara melayani pelanggan dengan baik, juga bagaimana cara mengatur keuangan.”

Ratu, salah satu dari mereka menceritakan bahwa, “praktik berwirausahan ini membuat saya dan teman-teman siap mental dengan kenyataan bisnis yang kadang dapat keuntungan, kerugiannya dan cuma balik modal.” Ratu yang juga pengurus inti OSIS menambahkan bahwa, “saya juga mendapat pengalaman menghitung banyak produk yang masuk dari penjual-penjual yang menitipkan makanan ke kantin.” Ujarnya saat diwawancarai tim jurnalis sekolah.

     

 

Program ini tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada para siswa, tetapi juga pendidik SMK Negeri 2 Balikpapan, khususnya untuk para guru yang menjadi pendamping siswa yang piket berwirausaha di kantin. Guru-guru yang mendampingi berasal dari mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan.

Bu Ani selaku pendamping kantin BDP mengatakan "Program ini bagus ya, karena murid dapat terjun langsung untuk praktek. Jadi tidak hanya teori dan dapat membuat murid paham mengenai kewirausahaan lebih dalam lagi." "Nah untuk kesulitannya sih hanya saat evaluasi hari Senin saja, karena setiap pekan gantian siswa yang bertugas praktik. Pada hari awal dimana pergantian piket berwirausaha di kantin pastinya memerlukan bimbingan." Lanjutnya.

Di akhir sesi penelusuran kegiatan bisnis kantin sekolah, ada pesan khusus yang diungkapkan salah satu guru pendamping kepada tim jurnalis sekolah untuk dimuat dalam berita liputan. Dengan wajah awet mudanya, Bu Dina menyampaikan, “pesan saya untuk siswa yang bertugas praktik berwirausaha di kantin yaitu usahakan untuk lebih teliti lagi dalam mengelola kantin." Lebih lanjut ia menyampaikan, selaku pembimbing kantin OTKP. "Saya harap, murid bisa membuat produk dengan idenya sendiri dan bisa dititipkan ke kantin walaupun tidak lagi mendapat piket berwirausaha di kantin.”

Kontributor : Diajeng Elvaretta (X BDP 2), Nabila Julia .Z. (X BDP 3), Cleo Cornelia Rumimper (X AKL 1) & Fasya Al Madhina (X AKL 1).

  1. TULISAN TERKAIT