Balai Guru Pengerak (BGP) Kalimantan Timur, yang saat ini diketuai oleh Wiwik Setiawati, M.Pd telah menugaskan personelnya untuk mendampingi Komunitas Belajar (kombel) Skada pada Kamis, 13 Juni 2024. Hadir sebagai nara sumber dari BGP Kaltim dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Kombel Skada, Sunarti M.Pd. Ia menyampaikan dua materi penting untuk memberikan penguatan agar keberadaan Kombel di sekolah menjadi solusi bagi peningkatan layanan pendidikan peserta didik.
Kegiatan Kombel yang mengusung tema “Pembentukan dan Optimalisasi Komunitas Belajar” bagian dari paket implementasi transformasi sekolah dari Dirjen Vokasi bagi Skada yang tahun pelajaran 2024 kembali mendapat dukungan untuk menjalankan Program SMK Pusat Keunggulan Skema Lanjutan. Kombel Skada sendiri sudah dibentuk sejak Januari 2024 dan diketuai oleh Wakil Kepala Sekolah bidang ketenagaan, Hj. Sugiati, M.Pd. Jelang satu semester berjalan, maka tema Optimalisasi Kombel menjadi kebutuhan untuk dikuasai oleh penggerak inti maupun peserta bimtek yang total berjumlah 40 guru.


Kegiatan Bimtek sendiri dilaksanakan dua hari sejak tanggal 12 s.d. 13 Juni 2024 di Aula sekolah. Pada hari pertama kegiatan Kombel Skada menyuguhkan sesi berbagi praktik baik. Sebagaimana dilansir pada berita web ini sebelumnya, Kombel Skada merealisasikan janjinya dengan menghadirkan nara sumber internal dari tim guru Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang telah berhasil membimbing siswanya meraih prestasi emas (juara 1) tingkat kota pada ajang Lomba Keterampilan Siswa untuk bidang Web Technologies.
Dua kegiatan yang sudah dilakukan oleh Kombel Skada pada rentang waktu satu semester sekaligus menjadi laporan awal pihak sekolah kepada BGP Kaltim. Kesempatan semester berikutnya untuk memasuki fase optimalisasi.
“Kami sudah dua kali melaksanakan kegiatan berbagi praktik baik yang narasumbernya dari internal kami sendiri. Diawal juga kami lakukan bimtek lewat kombel tentang menyusun rencana kerja di PMM. Saat ini kami butuh pendampingan dari BGP Kaltim memasuki semester kedua agar peran kombel lebih optimal lagi.” Tutur Edy Widodo, S.Pd, Pelaksana Harian Skada yang memberi laporan sebelum nara sumber BGP Kaltim menyajikan materi.

Pada sesi pemaparan materi, Sunarti, M.Pd nara sumber dari BGP Kaltim menyampaikan bahwa keberadaan kombel itu wajib di setiap sekolah berdasarkan edaran dirjen GTK Kemdikbud nomor 4263/B/HK.04.01/ 2023. Keberadaan kombel di satuan pendidikan beorientasi pada dua hal yaitu meningkatkan kompetensi guru dan juga peserta didik.
“Fokus kombel bukan Cuma meningkatkan kompetensi guru ya bapak ibu, bukan juga sibuk berburu sertifikat. Lebih dari itu mari gunakan kegiatan di kombel berorientasi untuk meningkatkan kompetensi siswa. Mari kita analisa bersama rapot sekolah dan juga hasil penilaian formatif maupun sumatif peserta didik.” jelas Sunarti dengan gaya akrabnya kepada peserta bimtek.

Narasumber dari BGP Kaltim ini mengenalkan metode inquiry untuk mengoptimalkan keberadan kombel di sekolah. Sunarti juga menampilkan gradasi atau tahapan warna dengan kriterianya untuk mengoptimalkan keberadaan kombel di sekolah. Dari warna unggu dan diharapkan setiap kombel bisa berada di warna biru yang salah satu kriteria optimalnya mensyaratkan bisa berkegiatan setiap pekan selama minimal 1 jam.
Dengan gaya akrab dan santainya, Sunarti bisa menyampaikan materi hingga tembus jam 15 (lima belas) wita. Diskusi maupun tanya jawab menjadi sesi yang tidak bisa dilewatkan selama pemaparan materi berlangsung. Peserta terpantau mampu bertahan pula hingga sore hari meski ditanggal 12 s.d. 13 Juni 2024, SDM guru terkonsentrasi di tiga kegiatan baik cetak rapot bagi wali kelas, pelayanan PPDB bagi operator dan sebanyak 40 orang guru mampu fokus menjadi peserta bimtek optimalisasi kombel di aula hingga acara selesai.
Penulis: Ummi Hani Farihah
Editor: Didi Purnomo
Copyright © 2017 - 2026 SMK Negeri 2 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id