Awal tahun 2023 atau mengawali semester genap 22/23, seluruh siswa SKADA hadir di lapangan untuk melaksanakan upacara penaikan bendera. Selain sebagai simbol cinta tanah air, upacara ini sekaligus sebagai simbol semangat siswa SMK Negeri 2 Balikpapan mengawali tahun 2023 dengan penuh optimisme, sesuai dengan motto sekolah yaitu Tiada Hari Tanpa Prestasi.
Salah satu tujuan sekolah bukan hanya untuk belajar, tetapi juga tempat untuk menemukan dan mengasah kemampuan atau bakat siswa-siswinya seperti menari, bernyanyi, bermain alat musik, dan masih banyak lagi di bidang kesenian maupun di bidang olahraga. Sebagian remaja di era sekarang banyak memiliki kemampuan, namun tidak di asah dengan baik. Padahal jika di giatkan dengan baik, seorang anak bisa menjadi siswa yang berbakat. Seperti apa yang dikatakan pepatah, di mana ada kemauan di situ pasti ada jalan.
Budaya tetaplah budaya, tidak bisa dihilangkan melainkan hanya dapat dikembangkan dan dilestarikan. Ada berbagai ragam budaya di Indonesia yang sampai saat ini masih berkembang dengan baik, salah satunya adalah Tarian Daerah, banyak kalangan remaja maupun dewasa yang menggemari Tarian ini.

Salah satu ekskul SMK Negeri 2 Balikpapan yang bergerak dibidang seni khususnya tari yaitu Lampit Saga, berhasil mendapatkan juara harapan 3 dari perlombaan Tari Kreasi Daerah yang diadakan oleh Dewan Kesenian Balikpapan tingkat pelajar se-Kalimantan Timur. Lampit Saga SKADA membawa satu tim sebagai perwakian dalam lomba tersebut. Tim ini beranggotakan 5 orang meliputi, Reva Nurliani (XII AKL 1), Andi Novi Aulia Sufa (XII AKL 1), Tarisa Azzahra Putri (XII BDP 1), Nabila Gadistia (XI AKL 1), dan Tasya Rizky Irawan (XI AKL 1).
Namun, selain Tarian Daerah banyak kalangan yang menyukai puisi bahkan di zaman now ini puisi banyak dijadikan sebagai ajang perlombaan. Skada mengirim satu tim sebagai perwakilan dalam lomba Musikalisasi Puisi, tim yang berasal dari anggota ekskul Musik Tradisional ini berhasil mendapatkan Juara Harapan 1. Lomba tersebut diadakan oleh kantor Bahasa Kaltim dalam tingkat SMA/SMK/MA se-Kalimantan Timur & Kalimantan Utara 2022.

Kegiatan tersebut tentunya sangat berguna bagi generasi muda dalam meningkatkan rasa cinta tanah air terhadap kesenian Indonesia. Berikut anggota ekskul Musik Tradisional Skada yaitu Muhammad Akbar Ariq Jeconia Lesmana (XII RPL), Natasya Indah Salsabila (XII RPL), Aji Febrian Wardana (XI AKL 2), Wilbert Endra Martua Oktarian Siahaan (XI MM), Siti Novia Fitriani Takahindangen (XI MM), dan Alyssa (XII PKM).
Selain Lampit Saga dan Musik Tradisional yang berhasil membawa pulang piala, siswa-siswi SKADA ini berhasil meraih medali emas, perak hingga perunggu pada lomba PORPROV VII 2022 Berau, Kalimantan Timur. Salah satunya Andi Nazwa Keysha B. Irawan (X BDP 1) memperoleh medali perak dan perunggu pada kategori Solo Linde Dance Jive dan Synchronize Chacha and Jive.

“Perasaan saya cukup bahagia, mengingat proses persiapan mengikuti kejuaran tersebut terasa tidak sia-sia. Selain itu, prestasi tersebut juga ikut mengangkat nama kota tercinta saya, yaitu kota Balikpapan” Ujar Nazwa.
Tidak hanya siswi, seorang siswa yang bernama Alief Fazza yang sudah aktif dalam kegiatan menari dari umur 5 tahun yang tentunya bakat dalam hal menari sudah diasahnya dengan baik. Tidak heran jika Alief Fazza dari kelas XII - RPL ini menjadi salah satu siswa yang berbakat karena sudah beberapa kali mengikuti lomba atau event-event di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Ia berhasil meraih beberapa penghargaan yaitu, medali perak Couple Rissing Star, medali perak Couple Rumba, medali perak Couple Novice, dan medali perak Couple Paso Doble.

Selain Nazwa dan Alief Fazza yang mendapatkan banyak penghargaan, Gadis pun tidak kalah saing dalam memenangkan lomba yang diikutinya. Nabila Gadistia atau biasa dipanggil Gadis, mempunyai bakat dansa dalam dirinya yang melekat sedari kecil. Pada perlombaan tersebut Gadis mengikuti lomba Pre-Amateur, FFA chacha, dan FFA Jive berhasil mendapatkan 2 emas dan 1 perak.
Dari banyaknya penghargaan yang diraih, tentunya cukup banyak pengalaman jatuh bangkit yang membuat Gadis, Nazwa, dan Alief Fazza semakin pantang menyerah dalam mengasah bakat yang mereka miliki lebih dalam. Harapan yang dimiliki pun tentunya tak luput dari Tim Jurnalistik Skada tanyakan.
"Harapan saya untuk diri sendiri kedepannya adalah saya ingin memperbanyak ilmu dan juga prestasi terutama di kancah internasional, saya juga ingin membantu dan menjadi inspirasi untuk orang lain yang memiliki ketertarikan dan minat untuk menjadi seorang penari" jelas Alief Fazza.
Tak hanya itu Alief Fazza juga menambahkan motivasi kepada kalangan remaja yang memiliki ketertarikan dan minat untuk menjadi seorang penari
"Motivasi saya adalah bijaklah dalam menggunakan waktu. Karena semua orang memiliki kesempatan dan waktu yang sama, namun hasil dan dampak yang dihasilkan bisa berbeda tergantung bagaimana seseorang menggunakan kesempatan dan waktu yang dimilikinya. Maka tentukanlah ingin menggunakan waktu untuk hal yang percuma atau menggunakan waktu untuk sesuatu yang bermanfaat" Ujarnya.

Semua penghargaan perlombaan yang didapat oleh beberapa siswa-siswi SMK Negeri 2 Balikpapan ini mereka dapatkan diakhir tahun 2022. Benar-benar menerapkan motto sekolah yang berbunyi “Tiada Hari Tanpa Prestasi”.
Kontributor Berita : Nabila Julia Z. (X BDP 1) dan Fasya Al Madhina (X AKL 1)
Fotografer : Hanisa (X OTKP 3)
Copyright © 2017 - 2026 SMK Negeri 2 Balikpapan All rights reserved.
Powered by sekolahku.web.id