SMK Negeri 2 Balikpapan

Jl. Soekarno Hatta Gn. Samarinda Balikpapan

"Tiada Hari Tanpa Prestasi"

Perayaan Akhir Kisah

Sabtu, 18 Mei 2024 ~ Oleh kesiswaan ~ Dilihat 510 Kali

Di sebuah sekolah menengah atas yang berada di tengah kota, terdapat sekelompok siswa yang akan lulus dan melaksanakan ujian sekolah. Mereka merencanakan liburan sebagai tanda perpisahan sekaligus merayakan kelulusan. Mereka sangat ingin melaksanakan liburan yang dari dulu mereka idam-idamkan sejak mereka memutuskan untuk membuat circle di sekolah, namanya Diah, Ayu, Nurul, Lea, Zaki dan Topan.

Suatu hari di hari terakhir ujian sekolah mereka berkumpul di sudut kantin depan warung bude, pembahasan di mulai saat Lea menanyakan rencana liburan mereka.

“Jadi gimana liburannya?” tanya Lea

“Sabar dulu le’ tunggu pengumuman, buru-buru banget” jawab Diah

“Iya-iya” Lea memasang muka pasrah

“Emang jadinya mau liburan kemana?” tanya Zaki

“Tau nih, agenda liburan sudah terlalu banyak sampai ga tau mau kemana” sahut Topan

“Ya kalian maunya kemana? vote dulu” tanya Ayu sambil menyuruh mereka diskusi tujuan liburannya kemana

“Iya vote dulu biar enak nyusun WACANANYA, haha” kata Nurul sambil menahan tawa

“Nurul kok gitu” Lea menepuk Nurul sambil memasang muka kecewa

“Iya maaf, tap ikan semua yang direncanain nggada yang jadi” jawab Nurul lagi.

Mereka kemudian berdiskusi menentukan tempat liburan, dengan beberapa pilihan tempat yang berada disekitar kota dan di luar kota. Kemudian Lea mengusulkan untuk liburan di luar kota.

“Eh ke bromo aja, sekalian aku pulang kampung hehe”

“Nah boleh tuh” jawab Diah

“Enak aja, aku izinnya gimana? Kalian kan tau sekitar sini aja aku masih suka dilarang gimana mau keluar kota” Ayu kaget

“Ohiya bapakmu kan galak wkwk” Lea ngejek

“Liburan sekitar sini aja biar ngga terlalu makan waktu, kita juga mau urus berkas pendaftaran kuliah nanti” ucap zaki menenangkan suasana

“Iya ga usah jauh-jauh, nanti aku izin bapakku”

“Di puncak aja” sahut Topan

“Nah seru tuh, nginap kan? tanya nurul

“Iya gimana? Gimana yu’?” topan, memastikan ayu

Yang lain setuju…..

“Nginap ya? Aku usahain deh” jawab ayu

“OKEEEEE……” jawab mereka kompak

Setelah menunggu beberapa lama, tibalah hari pengumuman kelulusan. Mereka berkumpul di lapangan sekolah untuk melihat dan mendengar nama-nama kelulusan mereka.

“Aduh deg-degan” kata Ayu

“Tenang yu’ , lulus kok” Diah berusaha menenangkan Ayu

Tak lama mereka kemudian mendengar nama-nama mereka disebut satu-persatu dan dinyatakan lulus. Semua siswa bersorak gembira.

Lea kembali mengingatkan liburan yang mereka rencanakan

“Jadi gimana, udah lulus semua kan? jadi dong kita liburan

Jadi dong……. (jawab mereka) kecuali Ayu

“Aku izin dulu ya, emang rencananya kapan?” tanya Ayu

“Minggu depan aja ga sih” jawab Lea

“Iya minggu depan aja biar ada persiapan, haha” sahut Nurul

“Pake mobilmu ya Zak” kata topan sambil menepuk pundak zaki

“Iya iya apa sih yang ngga buat kalian” jawab Zaki melihat muka melas teman-temannya

Setelah hari itu mereka terus membahas rencana liburan mereka di grup whatsaap, ada yang bingung mau pakai baju apa, ada yang sudah menyusun kegiatan pas liburan, dan ada Ayu yang masih bingung dan takut meminta izin kepada bapaknya.

Sampailah hari di mana Ayu meminta izin kepada bapaknya, dengan menyampaikan semua hal untuk bisa meyakinkan bapaknya tetapi hal yang Ayu takutkan terjadi, dia tidak mendapatkan izin dari bapaknya. Ayu pun menyampaikan hal tersebut di grup whatsaap mereka

“Guyssss (emot murung)”

“ Kenapa yu” jawab mereka

“Aku ngga diizinin ikut (emot nangis)” jawab Ayu kembali

“Sudah kuduga” sahut Nurul yang sejak dari awal meragukan hal itu

Sejak saat itu muncullah drama-drama hingga rencana liburan mereka hamper batal, sampai ketika Diah mengusulkan untuk kerumah Ayu meminta izin langsung kepada bapak Ayu.

H-1 kepergian mereka, mereka akan kerumah ayu untuk meminta izin kepada bapak Ayu.

Merekapun berkumpul kemudian bergegas kerumah Ayu

“Aduh deg-degan kayak mau ngelamar anak orang” kata Topan

“Bisa aja kamu topan” sahut Zaki

“Siapkan mental kalian” Lea meledek teman-temannya

Setelah sampai di rumah Ayu menemui bapak Ayu dan terus berusaha meyakinkan bapak Ayu. Ayu merasa deg-degan tak mengeluarkan 1 kata pun dan menyerahkan semuanya kepada teman-temannya

Merasakan situasi yang menegangkan dan menyampaikan semua hal untuk meyakinkan bapak Ayu, bapak Ayu pun merasa kasihan dan jadi yakin. Akhirnya Ayu diizinkan untuk ikut liburan tapi dengan catatan semua tanggung jawab dan keselamatan Ayu diserahkan kepada mereka.

Lea pun spontan berteriak kegitangan sampai mereka semua kaget, karena sejak awal Lea lah yang paling bersemangat untuk liburan.

“Maaf-maaf, maaf pak hehe” kata Lea malu

Merekapun pamit pulang kepada bapak dan ibu Ayu, Ayu kemudian mengantar mereka keluar

“Senang banget, makasih guys” kata Ayu sampil merangkul teman-temannya

“Iya Yu kapan lag ikan kitab bisa ngumpul liburan, habis ini kita semua udah sibuk dengan urusan masing-masing” jawab Diah

“Iya semoga setelah ini masih ada kesempatan untuk bisa berkumpul sama kalian lagi” jawab Zaki

“Aduh udah kayak mau pisah aja, ini kita liburan dlu lah” Nurul mencairkan suasana

“Iya nih kenapa jadi pada sedih” sahut Topan

“Besok kumpul di rumah ayu pukul 07.00 pagi, yang telat ditinggal ya” kata Zaki sambil Bersiap-siap pulang

“Jangan dong” jawab Lea

Keesokan harinya mereka berkumpul di rumah Ayu, semua barang dimasukkan kedalam mobil, memperhatikan barang-barang tidak ada yang tertinggal. Setelah memastikan semua barang aman, mereka kemudian berpamitan kepada bapak dan ibu nurul dan langsung memasuki mobil.

“Jalan dulu pak buk” kata Zaki kepada bapak dan ibu Ayu

“Iya nak tihati ya, titip ayu” jawab ibu Ayu

“Siapp buk” jawab mereka kompak penuh gembira

Di dalam mobil….

“Are you ready guysssss……” tanya Zaki kepada teman-temannya

“Readyyyy……..” jawab mereka penuh semangat

Merekapun berangkat dengan senang gembira.

 

 

Penulis: Tj

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT